Bikin Shinkansen 50 Tahun Lalu, Jepang Ngutang ke Bank Dunia


Jepang, negara produsen 'kereta peluru' pertama kali mengoperasikan kereta cepat Shinkansen pada 1 Oktober 1964 atau lebih dari 50 tahun lalu.
Proyek shinkansen mulai groundbreaking 20 April 1959.

Lahirnya kereta cepat di Jepang tidak lepas dari peran Bank Dunia. Pada 1961, dana pinjaman dari Bank Dunia mengucur ke Japan National Railways untuk membantu mewujudkan Shinkansen pertama di Jepang.

Seperti dikutip dari laporan Bank Dunia, Selasa (21/7/2015) pinjaman itu diberikan untuk membiayai proyek pembangunan jalur kereta cepat Tokyo-Osaka atau disebut New Tokaido Line. Proyek ini disebut sebagai proyek kereta api paling canggih di dunia pada waktu itu. Tidak main-main, Bank Dunia memberi pinjaman dengan nilai mencapai US$ 80 juta.

Pinjaman Bank Dunia membantu 15% dari total biaya proyek sebesar US$ 548 juta. Pinjaman pada 1961 tersebut diberikan tepat 9 tahun sejak Jepang bergabung menjadi anggota Bank Dunia.

Pembangunan jalur kereta cepat pertama itu menggarap lintasan sepanjang 500 km. Jalur tersebut melintasi Tokyo, Yokohama, Nagoya, Kyoto dan Osaka.

Masyarakat Jepang menjadi yang pertama kali merasakan kereta cepat pertama dan tercepat di dunia. Jalur tersebut memberi akses ke Tokaido yang pada saat itu merupakan jantung industri Jepang.
Baca juga : Perlukah RI Punya Kereta Cepat Seperti Jepang dan China?
Proyek tersebut diawali dengan studi kelayakan pada 1956. Konstruksi dimulai pada 1959, dua tahun kemudian mendapat suntikan dana Bank Dunia. Kemudian pada akhirnya kereta cepat shinkansen beroperasi pertama 1964.

Dari pangkal hingga ujung lintasan kereta cepat ini, ada 80 terowongan sepanjang 82 km dan jembatan dengan total panjang 18,1 km. Kereta melaju dari Osaka menuju Tokyo setiap 30 menit dimulai pukul 6 pagi. Separuh dari kereta yang dioperasikan merupakan kereta super express yang hanya berhenti di 2 stasiun.

Bank Dunia tidak begitu saja menyuntik dana untuk Jepang. Bank Dunia melihat pengalaman Jepang membangun kereta konvensional. Jalur kereta api pertama dibangun oleh pemerintah pada tahun 1872 dari Tokyo ke Yokohama sepanjang 29 km.

Lalu 35 tahun kemudian, pemerintah Jepang telah membangun jalur kereta sepanjang 6.407 km dengan 717 km dimiliki swasta. Bank Dunia memberi gambaran bahwa proyek ini bisa menjadi masa depan transportasi publik di seluruh Jepang.

Saat ini, Jepang kokoh bertengger menempati posisi sebagai produsen kereta pertama sekaligus mempertahankan catatan rekor kereta tercepat di dunia mencapai 603 Km/jam.

Source : Detik.com

0 Response to "Bikin Shinkansen 50 Tahun Lalu, Jepang Ngutang ke Bank Dunia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel