Oishii! Tempat Makan Ramen di Jepang Bisa Sekeren Ini


Jepang mengemas pariwisatanya dengan konsep ciamik, misalnya Shin-Yokohama Raumen Museum. Ini adalah museum ramen, dimana turis bisa sambil wisata kuliner ramen dengan suasana Jepang di tahun 1960-an. Keren!

Dalam perjalanan menjelajahi Jepang atas undangan Japan National Tourism Organization (JNTO) dan Cathay Pacific beberapa waktu lalu, saya diajak mampir ke Shin-Yokohama Raumen Museum. Lokasinya, di 2-14-21 Shinyokohama, Kohoku-ku, Yokohama.

Jujur saja, awalnya saya memandang sebelah mata. Apa kerennya museum yang berisi ramen? Hanya terpampang display sejarah ramen di Jepang dari masa-masa, dari tahun 1859 yang awalnya berasal dari Tiongkok. Ramen sendiri, hanya berupa mie kuah yang kuahnya berasal dari berbagai kaldu.

Namun begitu sampai ke bagian basement, saya baru terbelalak. Inilah inti dari Shin-Yokohama Raumen Museum, yang merupakan tempat makan ramen dengan suasana Jepang tempo dulu!


Banyak deretan rumah-rumah makan yang terbuat dari kayu. Suasananya pun remang-remang, dengan hanya lampu-lampu jalanan saja yang berupa bohlam. Suasananya benar-benar seperti bukan Jepang di zaman ini saja.

Rupanya, suasana tersebut menggambarkan bagaimana suasana di Negeri Sakura pada tahun 1950-an. Sebab di tahun-tahun itu, ramen mulai populer dan digemari masyarakat Jepang.

Sedikit bicara soal sejarah, ramen mulanya digemari oleh masyakarat Jepang yang tinggal di pelabuhan. Maka jangan heran, kalau para pelayan dan juru masak di tiap rumah makan di sana akan teriak-teriak. Hal itu menggambarkan, bagaimana suasana tinggal di pelabuhan.

source : travel.detik.com

0 Response to "Oishii! Tempat Makan Ramen di Jepang Bisa Sekeren Ini"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel