Ternyata Limbah Medis di Sungai Ciliwung Berasal dari Penderita Gagal Ginjal

Akhirnya pelaku pembuang limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di aliran Sungai Ciliwung yang menjadi teka teki akhirnya terkuak. Sebelumnya telah terjadi kehebohan oleh warga setempat karena penemuan limbah medis di aliran Sungai Ciliwung.

Dari Hasil penelusuran tim gabungan yang terdiri dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, aparatur wilayah dan Satuan Tugas (Satgas) Ciliwung, pembuang limbah medis berupa kateter tersebut itu merupakan seorang warga Sukamulya RT 02/05, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur.

Dicky Iman Nugraha selaku Lurah Sukasari mengatakan, salah seorang warganya itu memang menderita sakit gagal ginjal dan sudah cukup lama dirawat dirumah. Limbah medis bekas penggunaan itu dibuang ke sungai ketika malam hari dengan alasan menghindari bau atau yang lainnya.

“Sebetulnya di wilayah ada petugas yang mengambil sampah, tapi mungkin beberapa kali dia buang ke sungai karena setelah penggunaan malam hari tidak ditaruh di depan rumahnya untuk menghindari bau pesing,” ujarnya kepada Radar Bogor, Jumat (5/7/2019).

Meskipun saat mendatangi kediaman tidak bertemu dengan pelaku pembuangan sampah itu, Dicky tetap mengingatkan pihak keluarga. Kedatangannya bersama tim gabungan merupakan peringatan agar tindakan pembuangan limbah medis langsung ke sungai tidak terulang. Karena jelas-jelas melanggar aturan.

“Yang bersangkutan sudah berkomitmen disaksikan oleh pengurus RT dan RW untuk tidak lagi membuang ke sungai. Saya tegaskan kalau masih begitu akan diambil tindakan sesuai aturan yang berlaku,” tegas dia.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan dan Penegakan Hukum pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor Daden Hidayat mengungkapkan, berdasarkan hasil penelusuran tim gabungan yang dilakukan sejak pukul 08.00 WIB dari Kelurahan Babakan Pasar hingga perbatasan Kelurahan Sukasari tidak ada indikasi pelaku pembuang limbah medis yang berasal dari pelaku usaha.

Baik rumah sakit, puskesmas, klinik maupun lainnya. Hal itu terbukti saat ditemukan rumah salah seorang warga di Kelurahan Sukasari. “Saya menekankan ini bukan pelaku usaha.

Tapi setelah kita ngobrol dengan Satgas. Indikasi nya itu sampah warga,” kata dia. Untuk air baku, Daden memastikan tidak ada masalah. Khususnya yang tercemar akibat limbah medis itu.

“Karena itu kan plastik yang sudah kosong. Jadi tidak begitu pengaruh ke baku mutu. Hanya ke sampah saja mengotori Ciliwung,” pungkasnya.

0 Response to "Ternyata Limbah Medis di Sungai Ciliwung Berasal dari Penderita Gagal Ginjal"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel